Lampung – Ketua Bawaslu Provinsi Lampung, Iskardo P. Panggar, memberikan apresiasi kepada Kapolda Lampung, Kepala Kejaksaan Tinggi Lampung, dan Pemerintah Provinsi Lampung atas dukungan mereka terhadap Sentra Penegakan Hukum Terpadu (Gakkumdu) di seluruh wilayah Lampung.
Apresiasi tersebut disampaikan dalam rapat koordinasi Sentra Gakkumdu pada Kamis (8/8). Iskardo menegaskan bahwa sinergi antar-lembaga merupakan kunci dalam memastikan penanganan pelanggaran pemilu berjalan efektif dan kondusif.
“Kerja sama lintas lembaga diperlukan untuk menciptakan iklim yang aman selama tahapan Pemilu dan Pilkada,” kata Iskardo.
Ia juga menyinggung hasil evaluasi Pemilu 2024 yang dilihat melalui Indeks Kerawanan Pemilu (IKP). Berdasarkan data Pemilihan 2020, Bawaslu Lampung menerima 438 temuan dan laporan, mulai dari pelanggaran administrasi hingga tindak pidana pemilihan.
Dari pihak kepolisian, AKBP Vicky Dzulkarnain menjelaskan langkah-langkah pengamanan Pilkada 2024, termasuk pemetaan kerawanan dan deteksi dini. “Rapat Koordinasi ini penting untuk memastikan kesiapan Sentra Gakkumdu dalam penanganan pelanggaran pidana Pilkada,” ujarnya.
Sementara itu, Plt. Kepala Kejaksaan Tinggi Lampung, I Gde Ngurah Sriada, menekankan pentingnya deteksi dini terhadap hambatan pelaksanaan Pilkada serta perlunya kerangka acuan yang jelas dalam menghadapi kendala.
Dukungan juga datang dari Pemerintah Provinsi Lampung. Staf Ahli Gubernur Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik, Ganjar Jationo, mengingatkan pentingnya netralitas penyelenggara dan ASN. “Pilkada tahun ini adalah ujian bagi seluruh bangsa dalam mengimplementasikan nilai-nilai demokrasi,” katanya. (*)
