Perayaan Paskah di sejumlah gereja di Kelurahan Tanjung Senang, Kota Bandar Lampung, berlangsung khidmat dan aman.
Kelancaran ibadah ini tak lepas dari sinergi antara aparat keamanan, pemerintah setempat, dan partisipasi aktif masyarakat.
Sejak pagi hingga malam, pengamanan dilakukan di beberapa gereja yang menggelar ibadah Paskah, di antaranya Gereja Batak Karo Protestan (GBKP), Huria Kristen Indonesia (HKI), dan Gereja Kristen Protestan Indonesia (GKPI).
Lurah Tanjung Senang bersama Kapolsek Tanjung Senang dan jajaran turun langsung memantau jalannya pengamanan.
Kegiatan ini juga melibatkan personel Densus 88, Babinsa, serta unit Perlindungan Masyarakat (Linmas).
Tak hanya aparat, pengurus RT dan warga sekitar turut ambil bagian dalam menjaga situasi tetap kondusif. Kehadiran mereka memberikan rasa aman dan nyaman bagi jemaat yang melaksanakan ibadah.
Kapolsek Tanjung Senang, Iptu Andri Saputra, mengatakan pengamanan dilakukan secara menyeluruh guna memastikan seluruh rangkaian ibadah berjalan lancar tanpa gangguan.
“Kami melakukan pengamanan secara terbuka dan tertutup di sejumlah titik gereja. Ini merupakan bentuk komitmen kami dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat, khususnya umat Kristiani yang sedang menjalankan ibadah Paskah,” ujar Andri.
Ia juga mengapresiasi peran serta masyarakat yang ikut membantu menjaga keamanan lingkungan selama perayaan berlangsung.
Sementara itu, Lurah Tanjung Senang, Dedi Setyadi, menegaskan bahwa kolaborasi antara pemerintah, aparat keamanan, dan warga menjadi kunci terciptanya suasana yang aman dan harmonis.
“Ini adalah wujud nyata kebersamaan dan toleransi antarumat beragama di Tanjung Senang. Warga dari berbagai latar belakang turut berpartisipasi menjaga keamanan dan kenyamanan bersama,” kata Dedi.
Menurutnya, dukungan dari masyarakat, termasuk warga muslim, menunjukkan tingginya nilai toleransi yang terus terjaga di lingkungan tersebut.
Perayaan Paskah tahun ini pun menjadi momentum mempererat persatuan dan keharmonisan antarwarga di tengah keberagaman yang ada. (*)
